Cara Ariel Tatum Untuk Mengatasi Krisis Mental

Kapanlagi.com – Ajang yang menjadi wadah insan kreatif berbagi ide dan kolaborasi, IdeaFest sudah berlangsung sejak November 2022 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.

Dalam gelaran ini, aktris cantik Ariel Tatum hadir menjadi pembicara dalam sesi Idea Talks bertema ‘Surviving Mental Crisis’ atau selamat dari krisis mental pada Jumat (25/11/2022).

Dalam sesi itu, pemeran utama dalam film Selesai, pernah mengalami permasalahan kesehatan mental. Hal itu terjadi lantaran dirinya bingung akan jati dirinya sendiri.

Tak cuma itu, aktris 26 tahun ini juga pernah mengalami krisis mental didasari atas kesuksesan dibandingkan dengan orang lain. Di sisi lain, krisis mental justru memotivasi buat Ariel Tatum untuk menjadi sosok yang lebih baik.

“Ya, menurutku stres itu enggak selalu buruk. Ketika kita stres, ada stres baik yang memotivasi kita untuk push further, keluar zona nyaman, expand potensi kita,” kata Ariel Tatum, Sabtu (26/11/2022).

1. Hasilkan Sesuatu

Cara Ariel Tatum untuk Mengatasi Krisis Mental © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kondisi itu dianggap sebagai mental state di mana keadaan mental yang tak wajar. Meskipun selalu merasa stres di momen itu, Ariel Tatum tetap menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Selain itu, ada juga momen ketika mentalnya merasa benar-benar sulit dihadapi, Ariel Tatum butuh bantuan kepada orang lain.

“Aku enggak pernah malu untuk mengakui saat aku tidak baik-baik saja dan membutuhkan pertolongan lebih. Aku juga bersyukur dikelilingi orang-orang yang sayang dan support aku saat butuh bantuan,” kata Ariel Tatum.

Selain itu, untuk mengenali diri sendiri yang menjadi pengganggu mental, Ariel Tatum juga terbiasa menulis jurnal pribadi. Ini ia lakukan untuk mengenali diri sendiri dan menganalisa faktor eksternal yang menjadi pengganggu mentalnya tersebut.

“Enggak apa-apa, just do it your own way. Terserah kalian, yang penting intinya tahu yang bikin kalian tuh senang apa, yang bikin bete apa, yang bikin stres apa. Setelah kamu pergi sama mereka, apa yang kamu rasain? Apakah mereka kasih kalian memberi energi, atau mereka menyerap energi kalian sampai kalian merasa capek banget padahal cuma ngobrol biasa,” kata Ariel Tatum.

2. Tahu Polanya
Karena sudah mencatat pola tersebut di dalam jurnal, Ariel merasa akan bisa mengingat kembali disaat suatu hari nanti mengalami kondisi yang tidak baik-baik saja.

“Kok gue pernah mengalami hal yang serupa? Apa yang gue lakukan saat itu, terapikah, atau cara lainnya untuk mengatasi hal tersebut,” kata Ariel Tatum.

“Menurutku itu indikasi yang harus kalian sadari, sehingga ke depannya kalau tetap mau hang out harus siapin energi lebih. Atau besoknya gue butuh energi lebih untuk produktif,” tutup Ariel Tatum.